Mengingatmu dibalik
lipatan malam yang menggulung sunyi tanpa kata
Lewat gurat angin yang
menepis pipi merah muda
Ada sebuah nama dengan
sebait cerita
Cerita yang tak bisa
disebut cinta
Tatapan kita pernah
bertemu pada satu titik dengan detik yang terhenti
Membias gatar serupa
remaja jatuh cinta
Menepis sangka yang
ragu memanggil mesra
Tapi sekali lagi
kukatakan bahwa ini bukan cinta
Karena restu langit tak
mengiring sejuk pada tatap berikutnya
Kita pernah mencoba
saling menggenggam hati lewat jemari yang saling mengisi
Menikmati redup terang
perjalanan panjang
Meyakinkan kehangatan
tak Cuma semu
Sekali lagi kita
pastikan ini tak mungkin cinta
Bergelombang hilang
timbul seperti ombak tepian air biru
Terkikis waktu dan
hadirnya senyuman muda
Dan mengingatmu
dihadapan gambar-gambar masa lampau
Memaksa sipu hadir
diujung lelap
Sepintas membayang
hangat jarimu ditangan kananku
Ketika jaket hitam
berselimut redup
Membawa kita pulang
pada Kota penuh makna
Ketika itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar