Kepada tujuh dara cantik yang
memanggilku “Ketua”.
Hey
dear,
Kita bertemu lagi dengan 5
September. Ini 5 September yang Ke-sembilan sejak ikrar lucu di Pasar malam
tahun 2005. Sejak itu kita sepakat menyebut kebersamaan ini dengan Toxic. Entah
dari mana kesepakatan itu muncul. Aku bahkan juga tidak bisa mengingat jelas
asal-muasal kata Toxic Fren’s menjadi
pilihan kita. Yang jelas aku bahagia menjadi bagian dari kalian yang waktu itu ‘katanya’ cewek-cewek populer di
sekolahan. Hahahaha!
Hmmmm,,, 9 tahun guys. Itu bukan
waktu yang sebentar. Kita sudah melewatkan kurang lebih 3.285 hari untuk
persahabatan yang ’kece’ ini. Gila! Tahun depan Toxic sudah satu
dekade. Artis aja gag nyampe 9 tahun udah banyak yang cerai.
Hihihi. Yaaa, walaupun Nursiti udah lebih dulu ninggalin perkumpulan lajang ini
tapi itu bukan berarti kita cerai. Yaa kan??
Diluar dari kisah ini aku memang
punya temen-teman dan kehidupan lain, tapi menjadi bagian dari kalian adalah
sebuah kebanggaan. Khusus buat Icha, Rita, Yolla, Ve, Lusy dan Cici, 6 sarjana ‘keren’ yang sudah membuktikan kalau nge-gank itu tidak selalu berdampak
negatif. Dan aku Hanna Citra Utami TB merasa cewek paling beruntung telah
dipilih jadi ‘Ketua’ dalam kebersamaan yang luar biasa ini.
Tidak cukup satu atau dua paragaraf
untuk menceritakan tentang kalian. Terlalu banyak kisah lucu, senang, sedih,
suka, duka, tertawa, menangis, yang selalu manis ketika diceritakan kembali.
Bahkan kita tak punya cukup waktu bersama untuk mengenang histori yang panjang
ini.
Ada banyak karakter yang kita
satukan didalam Toxic. Yolla yang
cuek dan angker yang berbanding terbalik
dengan fatnernya Venny yang centil
dan aneh. Toxic juga punya Rita yang
baik hati yang kalau bicara bisa lebih cepat dari laju motor balap Valentino
Rossi. Lalu yang aku suka adalah lelucon menyebut Icha tengkorak, tower, orang-orangan sawah, kutilang dara, dan lain
sebagainya. Tapi aku akui dia yang paling cerdas, sibungsu yang paling duluan
jadi “Master”. Selamaaat! Disisi lain Toxic juga ada Lusy yang tulalit tapi jago jadi mak comblang, ada Cici si jago tari yang hobi pacaran
tapi setia. Oh ya, Nursiti juga
masih bagian dari Toxic meskipun si Jawa tulen ini sudah menjadi Ibu satu anak.
Dan aku..... Entahlah!
My guys, memiliki sahabat seperti
kalian adalah keberuntungan yang membuat banyak orang iri. Waktu bersama kalian
terlalu indah untuk sekedar dibiarkan berlalu kemudian dilupakan. Aku masih
berharap cita-cita traveling kita bisa terwujud tahun ini ataupun sebelum satu
diantara kita mengakhiri masa lajangnya (kecuali Nursiti).
Toxic sayangku.... tetaplah kalian
menjadi sahabatku yang selalu mengingat setiap 13 November untukku. Jangan
pernah berubah dengan kehebohan setiap kali kalian pulang dari rantau. Teruslah
membuatku bangga karena pernah mengenal kalian. Jikapun nanti perlahan-lahan
diantara kita menempuh hidup baru, tetaplah menjadikan aku dan Toxic orang yang
paling sibuk dan bahagia. Jangan pernah melupakan Dharmasraya dengan segala
sejarahnya tentang kita.
Kepada tujuh dara cantik yang
memanggilku “Ketua”, happy aniversary Toxic. Happy Toxic’s day. Semoga aku dan
kalian tetap menjadi kebersamaan tanpa batas. Suatu saat nanti aku akan dengan
bangga menceritakan tentang kalian kepada anak dan cucuku.
Sungai Rumbai, 5 September 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar