Derai hujan sedang berbicara
Perihal langit yang sedang sedih
Irama-irama sesegukan semakin lantang
Menelisik malam yang kian larut
Bumi semakin kuyup
Bahkan sampai kepada lapis paling kerontang
Kesedihan langit memang dalam
Tanpa ampun menghujam semesta dengan derainya yang keras
Tak peduli hutan dan kehidupan yang kedinginan
Langit terus saja menangis
Seolah tak ada pertanda tentang usai
Langit sedang geram
Lewat udara, ia mencekam kehidupan
Gelegarnya seperti enggan untuk mereda
Sepertinya alam tak lagi akan tenang
Derai hujan kian lantang
Deras itu berteriak dengan nanar
Bahwa ia benar-benar sakit
Bahwa kali ini pedih akan sulit untuk pulih
Dharmasraya, 19 Februari 2019
Tidak ada komentar:
Posting Komentar