Derai hujan yang mengisi celah-celah bumi
Adalah lonceng pengingat ketika aku hampir benar-benar melupakanmu
Pada gigil yang dibawanya, hujan telah memandikan aku dengan rindu
Sementara batinku berusaha bertahan agar tak mati karena tikaman kenanganmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar