Source: http://www.amronbadriza.com/2012/10/cara-membuat-anti-copy-paste-di-blog.html#ixzz2LXqByMfl " KATAKU ": Dia
Ketika tak ada yang mendengarmu, maka Menulislah!

Minggu, 18 September 2016

Dia

Ditemuinya lagi aku
Lalu ia bicara tentang segala gaduh yang terjadi di dalam bilik ventrikelnya
Dimana darah tak lagi melewati aorta
Semua berserakan, berwarna merah
Tapi dia bahagia dalam kehancuran organ-organnya
Dia selalu bahagia atas deritanya

Diusapnya kepalaku
Lalu dia menangis
Tapi itu bukan air mata yang berasal dari masa lalu
Dia menangisi kenyataan bahwa dia sedang berada bersama masa depan

Ditatapnya aku
Lalu aku menangis
Tapi itu bukan air mata kebencian

Salinan puisi lama.
Lubuk Sikaping, Pasaman
22.38 WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar