Puisiku berantakan
Aksara tak lagi beraturan
Kalimat demi kalimat seserakan di pelataran alinea
Tiada sajak, tiada umpama, tiada kiasan, tiada pula majas-majas menakjubkan
Bagaimana akan kuberi kau judul
Diksi-diksi itu telah basah oleh hujan semalaman
Bagaimana akan kuberi kau nama
Vokal dan konsonan tak tahu lagi irama
Puisiku berantakan
Sebab tuannyapun telah gagu
Puisi itu berantakan
Adalah engkau telah menyerak setiap huruf-hurufnya
Padang, 10 Desember 2016
15.58 WIB
Ketika hujan tak jua reda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar