berkhianatlah padaku
menipu bumi
mengelabuhi siang terang seolah seperti gelap
bercerita tentang ribuan kepalsuan yang ditumpuk disamping senyuman manis
berkhianatlah pada mereka
kepada kelembutan pagi yang membelaimu tanpa memintamu bertahan padanya
gerogoti cinta-cinta panjang dari mereka dengan borok picik seperti milik para pendusta
yang kemudian mengantarkanmu pada kursi emas
beriring dengan lupa yang kau buat-buat
dan ketika engkau menangis karena emasmu memudar
kembalilah padaku
kembalilah pada mereka yang mempersembahkan cinta yang luar biasa
kembalilah untuk dusta-dustamu
cinta-cinta bodoh akan selalu ada untukmu
untuk kembali tergopoh jika lagi-lagi kau tinggalkan
dalam miris seraya menyeka sisa kudis yang kau bekaskan dihati
berkhianatlah atas nama kebaikan yang kau agungkan
kebaikan untuk buncitmu sendiri
perdaya kasih segala bentuk dengan rayu bual yang membuat setiap pasang mata memujamu
kau sang pemilik manisan terlezat
yang kau simpan dalam kantong otak sarupa iblis
berkhianatlah. . .
kau sang peluka
penipu alam!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar