Aku menemukanmu yang memandang tepian senja
Kau sedang menceritakan lamat-lamat penyesalanmu
Seraya menangis, sesegukan
Betapa menyakitkan torehan luka yang telah kau hadiahkan
Sungguh sedumu tak akan merubah apapun
Bingkai waktu telah mengabadikan ketegaanmu ketika itu
Kenangan yang kau buat mengaliri ruang-ruang lini masa
Menempati satu sisi yang kemudian mengekal
Kepedihan itu akan melegenda
Mengukir jejak yang tak akan hilang
Siluet yang menyambut malam masih mendengar ceritamu
Dan menangislah
Menangislah untuk maaf yang kau harapkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar