Hujan yang memulai pagi
menerjemahkan bahasa-bahasa do'a
Setumpuk harapan telah berkumandang
Adakah Tuan menyebut namaku?
Semesta yang memulai sabdanya
menjawab pinta yang berupa-rupa
Miliaran rindu telah menggelora
Adakah Tuan mengikut serta?
Sejenak,
menjumpai hari yang baru
di langit mimpi-mimpi bertaburan
di lautan harapan-harapan mengombak
Adakah diantaranya mimpi dan harapan itu milik Tuan?
Ah, tak ada gunanya menanyakan Tuan
Sebab do'a sebaiknya rahasia
Biarlah aku menerka-nerka
Biarlah aku penasaran
Dalam gema-gema do'a yang mengudara
Diam-diam aku yang selipkan
nama Tuan
Mengawali tulisan di 2018
02.30 dini hari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar