Empat tahun yang lalu aku merencanakan adanya hari ini. Hari ini dimana pipiku merona merah dan berbaur bersama ratusan orang berjubah hitam lengkap dengan topi segi limanya. Hari ini dimana aku seharusnya tersenyum bahagia bersama teman-teman sejawat yang tampak sudah lelah dengan bangku kuliah mereka.
Rencana.
Dan 4 November 2012 bukan milikku. Lisozim, reagen ehrlich, pentanadion, LB dan tris HCl telah menggunting-gunting lembaran rencanaku. Merubah rencana senyuman manis menjadi senyuman kecut. Membuatku memudarkan rencana gelak indah mama dan papa.
Sekarangpun asam 6-aminopenisilanat juga ikut-ikutan menggantung-gantung nasibku karena ketidakpastian keberadaannya. Memaksaku semakin tercebur dalam perombakan konsep hidup. Membuatku terpatri dalam harap-harap cemas dalam empat bulan kedepan dan hanya bisa mengurut dada sambil menghela nafas panjang.
Rencana.
Dalam hidup manusia memang selalu memiliki rencana-rencana indah.
Tapi yang lebih indah adalah rencana Tuhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar